Apakah Air Asin Berbahaya Jika Kita Konsumsi?

Posted on Dibaca : 6

Hallo Sahabat Shimizu! Taukah kalian bahwa perbandingan luas daratan dan lautan di Indonesia, kurang lebih 2 dari 3 wilayah teritori Indonesia adalah lautan. Dengan luas laut yang cukup besar, Indonesia memiliki keanekaragam karang dan satwa laut yang sangat beragam. Indonesia juga memiliki beberapa spot terbaik untuk diving seperti Pulau Weh di Aceh, Kepulauan Alor di NTT, Halmahera Utara di Maluku Utara dan masih banyak lagi.

Ketika sedang diving ataupun sedang bermain di laut sangat disarankan untuk tidak meminum air laut walaupun hanya sedikit, karena hal itu sangat berbahaya bagi tubuh manusia. Air laut memiliki kandungan garam dan zat berbahaya lainnya, termasuk arsen dan merkuri.

Beberapa akibat jika terminum air laut:

Dehidrasi atau kekurangan cairan pada tubuh. Garam yang terkandung dalam air laut dapat membuat tubuh dehidrasi, sehingga semakin banyak air garam yang Anda minum akan semakin banyak cairan tubuh Anda yang hilang. Menurut Marine Knowledge, ketika Anda minum air laut, air yang sudah ada di tubuh Anda akan dialihkan untuk membantu tubuh mencairkan kelebihan garam. Akibatnya, fungsi tubuh lainnya akan mulai menderita karena kurangnya air dalam sistem tubuh Anda.

Meningkatnya tekanan darah. Sodium menahan air; Oleh karena itu, kadar natrium yang tinggi dalam tubuh Anda menciptakan peningkatan volume darah, meningkatkan tekanan darah Anda. Hal ini pada gilirannya memaksa hati Anda untuk bekerja lebih keras, menciptakan ketegangan pada organ berharga ini. Pada akhirnya, tekanan darah tinggi dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke, itulah sebabnya mengapa mengendalikan asupan garam penting untuk kesehatan jantung Anda.

Gagal ginjal. ginjal bertanggung jawab untuk menyaring kelebihan bahan kimia dari darah Anda. Ketika Anda menelan air garam, Anda akan meningkatkan jumlah garam pada ginjal yang menyaring darah. Dengan begitu, ginjal harus membuang garam dengan bantuan sejumlah besar air.

Diare dan meningkatnya jumlah urin. Menurut Western Journal of Medicine. Gejala awal bisa ditandai dengan diare berat dan tak kunjung hilang. Usus memiliki fungsi untuk menyerap sejumlah garam dalam jangka waktu tertentu. Air laut menyebabkan kelebihan garam sering tersisa di saluran usus, sehingga air mengalir keluar dari sel dan masuk ke saluran usus. Kondisi itu menyebabkan isi usus menjadi encer, dan mengakibatkan diare. Selain itu juga menyebabkan peningkatan jumlah urin yang keluar, kedua gejala ini dapat menyebabkan hilangnya cairan yang sangat fatal.

#shimizuindonesia #bintangnyapompair #shimizucintabumi #funfact #airlaut

Photo : https://www.adventure-journal.com/